Postingan

Menampilkan postingan dengan label ibadah dan tradisi

Fakta yang perlu di ubah dalam praktek taswuf

Wirid tarekat berada di titik pertemuan antara ibadah, tradisi, pengalaman spiritual, dan klaim tentang agama.  Di situlah pertanyaan muncul. Bukan berarti semua wirid tarekat salah, dan bukan pula berarti semua kritik terhadapnya benar. Beberapa sebab utamanya: 1. Sumber wirid tidak selalu jelas. Orang akan bertanya: Dari Al-Qur'an atau hadis mana?. Apakah hadisnya sahih, hasan, atau lemah?. Siapa yang pertama mengajarkannya? Bagaimana sanad transmisinya?                                                 Apakah ia merupakan doa umum atau amalan khusus tarekat? Jika sumbernya tidak dijelaskan, generasi kritis tentu mempertanyakannya. 2. Ada perbedaan antara dalil dan pengalaman. Seorang murid mungkin berkata:  “Setelah wirid, saya merasakan ketenangan dan kehadiran spiritual. Itu adalah pengalaman pribadi yang sah untuk diceritakan, tetapi pengalaman terse...